pkv games – Bagi masyarakat Indonesia, sabung ayam sudah menjadi bagian dari tradisi dan kebiasaan umum di masyarakat. Sejak zaman kuno dan sejak kerajaan masih berdiri, sabung ayam telah dikenal. Bahkan ada beberapa cerita rakyat atau legenda yang di dalamnya mengisahkan sabung ayam. Walaupun pada masa lampau, sabung ayam tidak selalu identik dengan judi dan taruhan uang. Sabung ayam zaman dulu juga sering berkaitan dengan adu kekuatan dan kekuasaan.

Tradisi sabung ayam nyatanya tidak pernah hilang dari peradaban masyarakat. Bukan lagi sebagai ajang adu kekuatan atau kekuasaan, sabung ayam berganti menjadi ajang judi alias taruhan. Sabung ayam menjadi salah satu jenis perjudian dengan jumlah penggemar yang sangat banyak. Selain cara bertaruh yang mudah dan bisa dilakukan semua orang, sabung ayam bisa diandalkan untuk mendapatkan untung besar. Apalagi pemain judi sabung ayam tidak butuh keahlian khusus atau strategi rahasia untuk bisa menang.

Judi sabung ayam tidak hanya dikenal di Indonesia. Salah satu negara di Asia yang juga terkenal akan judi sabung ayam adalah Filipina. Negara tersebut menjadi tempat berkumpulnya para pemain sabung ayam karena di sana judi tersebut tidak dilarang. Sekarang bahkan muncul banyak situs judi sabung ayam online yang berasal dari Filipina. Sementara di Indonesia yang merupakan negara dengan larangan judi sabung ayam, pemainnya hanya bisa mengandalkan permainan online tersebut.

Judi sabung ayam baik konvensional maupun online tetap saja tergolong larangan di Indonesia. Larangan atas judi sabung ayam didasarkan pada peraturan yang berlaku di Indonesia. Sebagai aturan yang sah berikut dengan undang-undangnya, pelaku judi sabung ayam di Indonesia bisa dikenai hukuman yang sangat berat. Judi sabung ayam ditetapkan sebagai aktivitas terlarang bukan tanpa alasan. Beberapa hal mendasari larangan tersebut dan selalu menjadi alasan untuk bisa memberantas semua bentuk judi sabung ayam.

situs pkv games terpercaya

Usaha untuk Menyakiti Binatang

Dalam judi sabung ayam online, pemain bukan merupakan pelaku utama dalam taruhan. Pemain datang ke arena judi tersebut dengan membawa ayam. Ayam yang digunakan pun tidak sembarangan. Ayam yang akan digunakan dalam arena judi haruslah ayam jantan dengan kemampuan tingkat tinggi dan performa terbaik. Dalam hal ini dikenal beberapa jenis ayam sabung atau ayam laga terbaik dari berbagai ras dan keturunan. Ada juga ayam laga yang memang dihasilkan dari perkawinan silang ayam dari dua negara berbeda.

Dengan mengadu dua ayam, praktik judi sabung ayam dianggap sebagai usaha untuk menyakiti binatang. Anggapan ini memang tidak salah sebab kedua ayam dipaksa bertarung. Tak jarang salah satu ayam atau bahkan keduanya mengalami luka parah. Dalam proses latihan sekalipun, ayam laga juga sering tersakiti karena dipaksa untuk tampil maksimal dengan berusaha mengalahkan ayam lawan. Alasan ini menjadi dasar larangan judi sabung ayam.

Menimbulkan Kesombongan

Pemain judi sabung ayam bisa disebut pemain judi yang sangat diuntungkan. Judi sabung ayam sangat berbeda dengan jenis judi lain yang mengharuskan pemain menguasai teknik dan strategi tertentu. Sedangkan di arena judi sabung ayam, pemain hanya perlu memiliki ayam terbaik. Ayam tersebut yang harus berlaga melawan musuh, sementara pemiliknya hanya perlu menyaksikan. Apabila menang, pemain akan merasakan keuntungannya dan ayam akan terus ditandingkan dalam pertarungan.

Kemenangan dalam judi termasuk judi sabung ayam sudah pasti akan menimbulkan kesombongan. Terlebih bagi pemain judi sabung ayam yang tidak berusaha dengan kemampuannya sendiri, tentu akan lebih mudah menjadi sombong. Pemain yang berhasil menang pasti akan merasa menjadi orang terhebat hingga mampu memandang rendah kepada orang lain. Sikap sombong inilah yang sering menjadi awal kehancuran pemain judi sehingga selalu ada larangan judi sabung ayam terutama di Indonesia.

Mendatangkan Kerugian

Judi selalu menawarkan kesenangan bagi pemainnya hingga menjanjikan keuntungan besar. Pada praktiknya, judi selalu menghasilkan kerugian. Jenis kerugian yang dihasilkan pun juga sangat luas. Pertama adalah kerugian dalam hal waktu. Pemain judi sabung ayam pasti akan menghabiskan sebagian besar waktunya di arena judi. Karena terlalu terobsesi dengan kemenangan, maka pemain pasti tidak ingin melewatkan satupun pertarungan. Waktu yang habis di arena judi akan menjadi sia-sia dan tidak akan menghasilkan kebaikan apapun.

Selain waktu, judi sabung ayam juga pasti akan mendatangkan kerugian materi. Kerugian materi ini diderita dari seringnya mengalami kekalahan dalam taruhan. Semakin lama, uang yang menjadi modal taruhan pasti akan habis. Jika tidak pernah menang, maka uang tersebut tidak akan tersisa sedikit pun. Hingga akhirnya, pemain akan kehabisan hartanya dan bisa juga kehilangan aset berharganya. Kemiskinan sudah jelas menanti di depan mata. Maka sangat pantas jika ada aturan tentang larangan judi sabung ayam.

Kerugian dari kebiasaan berjudi sabung ayam juga akan berdampak pada kehidupan. Sebagai lingkup terkecil, keluarga pasti adalah orang pertama yang akan merasakan dampaknya. Sudah sangat sering terdengar berita hancurnya sebuah keluarga akibat berjudi atau munculnya kekerasan terhadap orang terdekat karena efek buruk judi. Di luar lingkungan keluarga, judi sabung ayam juga masih akan tetap memberikan efek negatif. Masyarakat pasti akan sulit menerima dan cenderung menjauhi pelaku judi sabung ayam.

Jika selama ini larangan judi sabung ayam selalu ditegaskan, itu adalah untuk tujuan kebaikan. Tidak ada hal positif yang dihasilakn dari kebiasaan judi sabung ayam. Apa yang dihasilkan dari aktivitas terlarang tersebut hanyalah efek-efek buruk dan dampak merugikan bagi pelakunya. Akibat buruk judi sabung ayam juga bisa meluas hingga ke lingkungan sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *